Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2019

PEMEKARAN PROVINSI PAPUA TENGAH SEBAGAI YANG TERBAIK UNTUK RAKYAT; RAKYAT YANG MANA?

Gambar
Para pemimpin Papua masa kini seharusnya jelih dalam melihat dan memilih jalan untuk menjadikan rakyat menjadi tuan di rumahnya sendiri, bukan sebaliknya membuka pintu-pintu baru kemiskinan, kemelaratan, dan ketertindasan bagi umat yang tertindas pula.        (Para demonstran yang menolak adanya pemekaran provinsi Papua Tengah di Jayapura. sumber : http//suarapapua.com/2019/07/02/ratusan-orang-ikut-aksi-tolak-pemekaran-provinsi-papua-tengah/ , diunduh pada 16 November 2019) Pemekaran provinsi mulai dibicarakan dalam tahun 2014, tepatnya saat pertemuan Tim Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri dengan Gubernur Papua, para Bupati, Ketua DPR, dan tim pemekaran Provinsi Papua Tengah yang beritanya menjadi cukup hangat belakangan ini. Tujuh  pemimpin daerah di wilayah pegunungan tengah Papua yakni Paniai, Intan Jaya, Deiyai, Dogiyai, Nabire, Mimika, dan Puncak berhasil mengeluarkan pengumuman yang cukup menyita perhatian banya...

BOVEN DIGOEL, PAPUA : TANAH BUANGAN PARA KOMUNIS DARI JAWA 1926-1927

Gambar
Gubernur Hindia Belanda berinisiatif membuka sebuah penjara alam yang sangat jauh dan liar. Pemerintah Belanda selanjutnya memilih Boven Digoel sebagai sebuah lokasi strategisnya. Sebuah penjara yang kemudian menjadi rumah tahanan baru bagi para pemberontak, di antaranya adalah orang-orang golongan kiri dan juga bagi yang dirasa berbahaya bagi kekuasaan pemerintah Hindia Belanda di tanah jajahan.  Rumah-rumah para tahanan di Boven Digoel.  (Sumber gambar :  https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Berkas:Kamp-digul.jpg&filetimestamp=20140516005449 ) “Kalau pada satu pihak tuntutan politik akan otonomi dan pemerintahan demokratis semakin gencar, pada pihak lain golongan kiri berdasarkan analisis historis materialistisnya hendak melancarkan perjuangan kelas melawan imperialisme beserta kapitalismenya. Sebagai sumber radikalisme dan agitasi gerakan kiri dengan sifat konsumtif terus menerus mengalami eskalasi dan akhirnya meledak pergolakannya pada tahun 19...

LEGENDA TERBENTUKNYA DANAU PANIAI (VERSI KELUARGA)

Gambar
Danau Paniai yang berada di ketinggian 1.752 m di atas permukaan laut, merupakan danau yang luasnya sebesar 154 km. [1]  Danau Paniai beserta danau Tage dan Tigi, dulunya dikenal dengan danau-danau Wissel yang disesuaikan dengan nama penemunya, yakni Frits Julius Wissel ( 1907  –  1999 ) . [2]  Danau Paniai adalah salah satu danau yang terletak di kabupaten Paniai, provinsi Papua.  Ada banyak versi cerita tentang terbentuknya Danau Paniai ini, namun pada kesempatan ini, penulis akan menceritakan legenda terbentuknya danau Paniai dalam versi yang penulis dengar dari keluarga terdekat. (Danau Paniai dengan aktifitas dua ibu yang sedang mencari ikan dan udang pada senja hari. Sumber gambar : http://bmp-fotografer.blogspot.com/2015/09/two-boats-on-lake.html ) ..... Dahulu kala , di daerah yang saat ini dikenal dengan Paniai, terdapat sebuah lembah yang sangat besar dan luas . D i tengah-tengah lembah yang nan hijau tersebut , terdapat juga sebua...